[Alter Ego: Ivana] Serendipity

Serendipity

| Ficlet |

| Ivana |

| Love, Fluff, Romance |

-=-

Ivana membawa tumpukan buku dan kertas dengan hati-hati sembari menuruni anak tangga. Matanya sesekali menatap taman yang berada di sisi kiri dan kanan tangga, dengan langit mendung sebagai atapnya, dipenuhi bunga dan kupu-kupu yang berterbangan. Angin tiba-tiba bertiup, menjatuhkan beberapa lembar kertas dari dalam buku Ivana. Sayang, Ivana kesulitan untuk mengambil kertas-kertas itu.

“Butuh bantuan?”

Suara dari beberapa anak tangga di atas Ivana membuat gadis itu menoleh. Seorang pria dengan jaket abu-abu berdiri di sana. Ivana mengangguk, menatap pria itu penuh harap. Pria itu pun turun ke anak tangga yang sama dengan Ivana, lantas memungut beberapa lembaran itu.

“Thanks,” ujar Ivana ramah.

Pria itu menatap tulisan di salah satu kertas Ivana dan membacanya sebelum Ivana sempat berkata-kata. “Jalan Bertangga,” ujar pria itu. “Apa ini sebuah puisi?”

“Iya, itu puisi. Aku sedang mengerjakan proyek baru. Karena itu aku akan ke perpustakaan.”

“Aku juga akan ke perpustakaan. Apa kau dari jurusan sastra?”

“Iya. Bagaimana denganmu?”

“Kedokteran.”

Terkesima, Ivana tanpa sadar memuji pria itu dalam hati. Di benaknya, mahasiswa kedokteran adalah orang jenius dengan wajah membosankan dan kaku. Tapi pria tersebut tak demikian.

“Hampir tak ada orang yang melewati tangga ini jika pergi ke perpustakaan. Mereka lebih suka lewat pintu depan yang berhubungan langsung dengan jalanan,” komentar pria itu sembari membantu membawa beberapa buku Ivana.

“Konon katanya, tangga ini berhantu.”

Pria tadi berhenti berjalan, menatap Ivana ngeri. “Jangan-jangan kau…”

“Aku bukan hantu,” potong Ivana penuh tawa. Dan pria tadi ikut tertawa.

Seekor kupu-kupu melintas dan hinggap di buku Ivana. Pria itu menatap kupu-kupu biru tersebut dan berkata, “Aku suka melewati tangga ini karena ada taman di kedua sisi tangga tersebut. Kadang aku membawa kamera untuk mengambil foto kupu-kupu atau taman tersebut jika ada waktu kosong.”

“Kau suka fotografi?”

“Kadang iya,” ujarnya sambil mengeluarkan handphone dari saku. “Untungnya, handphone masa kini dilengkapi kamera yang canggih. Aku bisa mengabadikan momen kapanpun aku mau.”

“Terdengar seperti iklan handphone.”

Tertawa, pria tersebut membuka aplikasi kamera dan memusatkan perhatiannya pada kupu-kupu yang hinggap di buku milik Ivana. “Kau tahu, kupu-kupu semacam ini sudah jarang terlihat. Sayapnya membentuk trapesium saat membentang.”

Mengerti atau tidak, Ivana hanya mengangguk. “Lalu?”

“Sangat menyenangkan dapat melihatnya kembali. Warna birunya sangat indah, seperti warna langit. Biasa disebut warna azure.”

Entah kenapa, Ivana mulai bosan. Pria itu membuatnya tertahan di tangga sekian lama dan membicarakan hal yang tak dimengerti. Gadis itu memutar matanya ke sekeliling, membiarkan pikirannya melayang pergi sementara pria tersebut masih mengambil gambar kupu-kupu.

“Kau bosan?”

Terdengar bunyi klik sekali. Ivana menoleh pada pria tadi yang mengambil foto Ivana tanpa ijin. “Hei,” sergah Ivana buru-buru.

Pria tadi tertawa kecil, menampilkan deretan giginya yang putih. “Kau terlihat cantik, Ivana.”

“Bagaimana kau tahu namaku?”

Bukannya menjawab, pria itu menaruh lembaran kertas puisi Ivana yang dipungutnya dari lantai ke tumpukan buku di tangan Ivana . “Aku akan menunggu karyamu. Tapi tolong, tambahkan di bagian terakhir puisimu, ‘Aku bertemu dengan takdirku’.”

Pria itu berlalu, menghilang dengan cepat sembari menuruni anak tangga. Ivana bahkan belum mengatakan apapun. Linglung, Ivana menatap kertas yang berada paling atas, yang berisi puisinya.

Jalan Bertangga, oleh Ivana .

Aku terbiasa melewati jalan bertangga

Kupu-kupu biru menyambutku di sana

Dengan taman di sisi kiri dan kanannya

Ketika aku berpikir bahwa aku sendirian

.

.

.

.

.

.

Aku bertemu dengan takdirku, tambah Ivana dalam hati sambil tersenyum kecil membenarkan.

-End-

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s