Eternally Love

Eternally Love

| Drabble |

| Jo, Marcus |

| Life, Love, Tragedy, Angst |

-=-

Jo menatap Marcus yang tengah berlari kecil ke arahnya. Gadis itu telah menunggu sahabatnya hampir sejam, dan pria itu akhirnya datang. “Kau telat satu jam,” ujar Jo.

“Maafkan aku Jo. Tapi dengarkan aku karena ini penting. Aku takut aku tidak sempat mengatakannya. Kau harus tau bahwa aku menyukaimu sejak lama,” sahut Marcus terburu-buru dengan napas berlari. Tanpa jeda dan intonasi yang jelas.

“Apa maksudmu?”

“Aku menyukaimu. Ah, bukan, tepatnya aku mencintaimu selama ini, Jo. Aku mencintaimu. Untuk selamanya.” Continue reading

Accident

Accident

| Drabble |

| a Girl |

| Life, Tragedy, Angst |

-=-

Gadis itu mengayuh sepedanya sedikit ke kiri, menyadari anak laki-laki rambut coklat berbaju hijau belang ungu berusia sekitar 10 tahun bersepeda ke arahnya di kanan jalan. Anak itu tersenyum saat berpapasan, dan gadis itu balas tersenyum. Anak itu berlalu sambil berseru, “Berhati-hatilah. Jalan raya sangat berbahaya.”

Gadis tersebut berbelok ke kiri, menuju jalan raya yang berbahaya. Matanya menangkap kerumunan orang di tepi jalan raya yang menunduk mengerumuni sesuatu dan nampak cemas. Continue reading