[Alter Ego II: Rachel] Café Terrace at Night

Café Terrace at Night.jpg

| Oneshot |

| Rachel |

| Love, Romance, Fluff |

Rachel menaruh kepalanya di meja café, memandang pria yang duduk berhadapan dengannya sembari berdecak kecil. Tangan Rachel mengetuk kayu meja beberapa kali, membuat beberapa orang menoleh padanya, termasuk pria di hadapannya.

“Kenapa?”

Continue reading

Advertisements

[Alter Ego II: Ivana] The Road Game

The Road Game

| Oneshot |

| Ivana |

| Fluff, Love |

-=-

“Selamat siang pemirsa Road Game di  mana pun anda berada. Hari ini, saya, Dayu, MC Road Game berada di Taman Suropati Jakarta Pusat bersama aktor Pan Hadiwijaya yang baru saja menyelesaikan syuting film terbarunya yakni Vacation Center.”

Kerumunan di Taman Suropati tiba-tiba berpusat di satu tempat, dengan syuting variety show yang tengah berlangsung di sana sebagai pemicunya. Acara Road Game memang selalu mendapat rating tinggi akhir-akhir ini. Mengusung tema game antara celebrity dan orang-orang awam di tempat umum, Road Game tentu menjadi pilihan baik di antara banyaknya acara-acara televisi yang monoton.
Continue reading

[Alter Ego: Jenny] Dangerous

Dangerous

| Ficlet |

| Jenny |

| Love, Fluff, Romance |

-=-

Jenny tahu, ia seharusnya tidak di sini –tempat orang frustasi dengan musik keras, cahaya redup, dan bau alkohol –sesuai perintah ayahnya. Tetapi, undangan ulang tahun Cecile, sahabatnya, membuatnya harus melanggar janji.

“Jen! Aku pikir ayahmu melarangmu datang!” Cecile menjerit, mengalahkan suara musik.

Menggeleng, Jenny balas berkata. “Ayah di luar kota. Ia tidak tahu.”

“Baguslah! Nikmati pestanya, Jen!” Continue reading

[Alter Ego: Vienna] The Star

The Star

| Ficlet |

| Vienna |

| Love, Fluff, Romance |

-=-

Vienna memasang bentuk bintang di puncak pohon natalnya dan tersenyum begitu seluruh pohon natal tersebut selesai dihias. Tetapi, tak sampai beberapa menit, senyumnya luntur begitu saja. Matanya meredup, seperti kehilangan semangat yang telah dinantikannya selama beberapa hari terakhir menanti pohon natalnya selesai. Hati-hati, ia berjinjit, mengambil kembali bentuk bintang itu dari puncak pohon natalnya dan meninggalkannya di lantai. Continue reading

[Alter Ego: Ivana] Serendipity

Serendipity

| Ficlet |

| Ivana |

| Love, Fluff, Romance |

-=-

Ivana membawa tumpukan buku dan kertas dengan hati-hati sembari menuruni anak tangga. Matanya sesekali menatap taman yang berada di sisi kiri dan kanan tangga, dengan langit mendung sebagai atapnya, dipenuhi bunga dan kupu-kupu yang berterbangan. Angin tiba-tiba bertiup, menjatuhkan beberapa lembar kertas dari dalam buku Ivana. Sayang, Ivana kesulitan untuk mengambil kertas-kertas itu.

“Butuh bantuan?”

Suara dari beberapa anak tangga di atas Ivana membuat gadis itu menoleh. Seorang pria dengan jaket abu-abu berdiri di sana. Ivana mengangguk, menatap pria itu penuh harap. Pria itu pun turun ke anak tangga yang sama dengan Ivana, lantas memungut beberapa lembaran itu.

“Thanks,” ujar Ivana ramah. Continue reading

[Alter Ego: Evita] Chemistry

Chemistry

| Ficlet |

| Evita |

| Love, Fluff, Romance |

-=-

“Tulisanmu sangat jelek. Lihat, kau bahkan tidak bisa membedakan tambah, kali dan huruf X. Selain itu, salah memasukan rumus, dan bahkan salah menghitung perkalian dasar. Apa kau ingin membuatku tertawa?”

Evita menunduk akibat kalimat guru laki-laki di depannya. “Bapak memberikan waktu terlalu singkat untuk ulangan.”

“Itu bukan alasan. Teman-temanmu bisa menyelesaikan tepat waktu. Selain itu, kau sering mengobrol saat aku mengajar.”

“Yang mengobrol bukan hanya aku.”

“Tapi kau yang memulai.” Continue reading

[Alter Ego: Vannie] One Direction Effect

One Direction Effect

| Ficlet |

| Vannie |

| Fluff, Love, Romance |

-=-

Pesta ulang tahun sudah dimulai sejak satu jam lalu, dan ini membosankan bagi Vannie. Jika saja yang memiliki acara bukan teman sekolahnya, Vannie bisa dipastikan tak datang hari ini.

“Dan sekarang, kita sudah bersama salah satu tamu undangan hari ini. Hai, apa kabar?” tiba-tiba saja sebuah mikorfon disodorkan pada Vannie yang sejak tadi tak memerhatikan acara. Continue reading