[Alter Ego II: Chelsea] Guilty Pleasure

Guilty Pleasure

| Oneshot |

| Chelsea |

| Romance, Smut |

-=-

Suara musik bergema riuh di tempat itu. Cahaya redup, orang-orang yang menari, dan bau alkohol yang mengambil akal sehat orang-orang di sana. Chelsea juga ada di sana, di antara orang-orang yang perlu alkohol sebagai pelarian, bersama sahabatnya sejak sekolah menengah, si Ketua Kelas yang dulu duduk dengannya di tahun terakhir.

“Aku pikir patah hati bukan hal yang berat. Tapi aku salah,” ujar pria itu ketika Chelsea memesan minuman dengan kadar alkohol tinggi pada bartender.

Chelsea menegak minuman itu dengan kasar lalu berkata-kata separuh sadar. “Berapa lama kita kenal?” tanyanya setengah berteriak karena suara musik terlampau keras.
Continue reading

Advertisements

Conclusion [3/3]

Conclusion

| Continue |

| D.O. EXO, Irina, Baekhyun EXO, Jo |

| Love, Romance, Friendship |

| Related with Conclusion [2/3] |

-=-

Tak ada yang lebih baik dari hari yang baru, Irina tahu itu. Gadis itu membuka matanya di pagi hari, masih merasakan tamparan yang telah ia buat di telapak tangannya. Seharusnya Dyo cukup pintar untuk memahami arti tamparan itu sebagai rasa sakit yang Irina rasakan. Tetapi, bila pria itu sudah kebal akan semua rasa, tak ada gunanya berharap demikian. Continue reading

Conclusion [2/3]

Conclusion

| Continue |

| D.O. EXO, Irina, Baekhyun EXO, Jo |

| Love, Romance, Friendship |

| Related with Conclusion [1/3] |

-=-

Jo menatap refleksi dirinya di cermin, mencoba membaca apa yang ada dalam dirinya. Setelah mendengar percakapan Baekhyun dan Dyo, ia tak tahu bagaimana harus bersikap di depan pria itu. Selama ini, ia memiliki firasat bahwa ada yang spesial antara dirinya dan Baekhyun. Hanya saja, segala tentang persahabatan –Dyo, Irina, Baekhyun, dan Jo sendiri –selalu membuat dirinya ragu-ragu. Continue reading